Kebijakan Jampersal Puskesmas Parit Timur, Dinilai Positif Bagi Masyarakat

Petugas (Bidan) saat menangani pasien. Foto/Istimewa.
Kubu Raya, DIGULIS.ID - Kebijakan Peraturan Bupati terkait dengan Jaminan Persalinan (Jampersal) yang digalakkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya memberikan dampak positif terhadap masyarakat, dibuktikan dengan pengaplikasian terhadap pasien yang sedang lahiran pada, Senin (11/5/21) lalu. Yang terletak di kediaman pasien Dusun Ambangah. Desa Bengkarek. Kubu Raya.

Jaminan persalinan yang baru saja diterbitkan melalui Perbup, dinilai berdampak positif terhadap warga sekitar khususnya yang sedang proses lahiran.

Kepala Dinas Kesehatan Kubu Raya H. Marijan S. Pd, M.Kes, meperjelas terkait hal tersebut. 

"Jampersal ini memang diperuntukkan bagi masyarakat yg kurang mampu. Kita ada Perbub nomor 8 tahun 2019 tentang pelayanan gratis termasuk persalinan di luar BPJS," paparnya.

Selain Kepala Dinas Kesehatan, Staf Desa Bengkarek Kabag Kesra, Zainuddin S. Pd. I juga menjelaskan terkait dengan kebijakan Jampersal tersebut.

"Terkait Jaminan Persalinan (Jampersal) khusus ibu hamil yang tidak memiliki kartu Indonesia Sehat (KIS) PBI atau KIS ABPD, telah disosialisasikan oleh Bidan Desa melalui Pemerintah Desa dengan syarat yang telah ditenrukan. Untuk itu, atas nama Pemerintah Desa kami ucapkan terima kasih kepada Dinkes Kubu Raya khususnya Bupati Kubu Raya yang telah memprogramkan Jampersal," ungkap Zainuddin. 

Selanjutnya, Ketua Umum Gerakan Pemuda Desa (GARUDA) Kubu Raya dan Pendiri Media Santri Jalanan Gus Afif Al Fariq, mengatakan bahwa yang dalam hal ini dari pihak pasien merasa salut dan bangga terhadap pelayanan yang diberikan oleh Bidan Puskesmas Parit Timur.

"Salut dan bangga terhadap ketiga bidan Puskesmas Parit Timur yang setia meluangkan waktu ditengah lebaran ini demi mengemban amanah dan melayani masyarakat wa bil khusus pasien lahiran," paparnya.

Selain itu, Afif juga menjelaskan, bahwa pelayanan yang diberikan dari segi respon, dilakukan dengan cepat serta  pelayanan yang tanggap.

"Padahal tengah sibuknya hari raya, namun Alhamdulillah pelayanan yang diberikan oleh pihak Puskesmas tanpa pandang waktu dan jarak. Serta  ramah, sehingga membuat pasien lebih nyaman saat proses persalinan," jelasnya.

Kemudian, Afif juga mengucapkan banyak terima kasih kepada Ibu Fitri Aristi yang walaupun dari jarak jauh selalu memantau dan mengontrol melalui komunikasi handphone.

"Kami haturkan terima kasih ibu Fitri Aristi, atas komunikasinya yang baik dan tanggap. Juga kepada Pak Wakil Bupati Kubu Raya Sujiwo S.E, M. Sos, atas ucapan kelahiran kepada keluarga sebagai penyemangat kepada pasien," imbuhnya.

Pihaknya juga menyebutkan nama-nama Bidan yang turun pada proses lahiran istrinya diantaranya, Yohanes Manehat, Erna Ervina dan Maria Agustina.

Ketua Umum Garuda Kubu Raya tersebut juga berharap, bahwa mereka (para Bidan) layak diberikan award atas kesiap siagaannya.

"Menurut saya bidan yang seperti mereka layak mendapatkan Award Bidan Inspirasional bagian dari Srikandi Award sebagai bentuk apresiasi untuk profesi bidan yang punya andil besar dalam ketanggapan pelayanan, lebih-lebih ditengah hari raya di mana mereka mengorbankan waktu berkumpul bersama keluarga." pungkasnya.

Reporter: Sholeh

Editor: El

Sholeh el arif
hai, manteman kenalin nama saye Sholeh el Arif. sebut saja, Sholeh sebagai hewan yang berotak.! Ingin kenal lebih jauh tentang ku? sile kunjungi IG: sholehelarif FB: Sholeh KPI

Baca Juga

Posting Komentar

Berita Gratis di Email