Kenalkan Santri Dan Masyarakat Manfaat Mengolah Lahan, BRG Dan LPPNU Pusat Gelar Pelatihan Selama Tiga Hari

Penyerahan secara simbolis bantuan bibit tanaman dari perwakilan LPPNU pusat dan Kepala kelompok kerja Edukasi & Sosialisasi BRG. foto: Anas

Kubu Raya, DIGULIS.ID - Sebagai bentuk kepedulian terhadap Santri dan Masyarakat Badan Restorasi Gambut (BRG) dan Lembaga Pengurus Pusat Nahdlatul Ulama (LPPNU) menggelar pelatihan mengolah lahan. Bertempat di Lembaga Pendidikan Islam Pondok Pesantren Al-Furqan pada, Selasa 15 Desember hingga Kamis 17 Desember 2020. 

Dilaksanakannya kegiatan tersebut bertujuan untuk mengenalkan santri dan masyarakat akan manfaat mengolah lahan menjadi subur tanpa harus membakar.

Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Al-Furqan, KH. Fariqun, S. Pdi menyambut baik adanya kegiatan tersebut.

“Saya ucapkan terimakasih kepada BRG dan LPPNU pusat yang hadir secara langsung untuk memberikan pelatihan kepada santri dan masyarakat, karena tentu hal ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat setempat Desa Bengkarek Kubu Raya khusunya,” ucapnya.

Ia juga berharap, semoga dengan adanya pelatihan ini meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tidak sembarang membakar lahan. 

“Melalui kegiatan ini berharap masyarakat bisa sadar, selain soal polusi udara, adalah juga untuk kesuburan lahan itu sendiri, ini pengaetahuan baru yang bermanfaat dan harus diamalkan,” harapannya, saat ditemui dikediamannya.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir, pengurus LPPNU pusat, pengurus PWNU Prov Kabar, Dai Peduli Gambut Prov Kalbar, Perangkat Desa Bengkarek, Pimpinan Pondok Al-Furqan, Dewan Guru Al-Furqan, Santri AL-Furqan, Masyarakat dan kelompok Masyarakat serta Kader Sekolah Lapang Kubu Raya.

Perwakilan LPPNU pusat, Al-Amin Nasution menyampaikan dalam sambutannya agar seluruh peserta bisa megikuti kegiatan sampai selesai. 

“Karena nanti kalian akan diajari bagaimana cara memanfaatkan lahan gambut, yang langsung dipraktikan dilapangan, makanya penting bagi seluruh peserta untuk bisa ikut sampai akhir. Agar ilmu yang diperoleh bisa bermanfaat baik untuk adik-adik dan warga sekitar,” ujarnya.

Kemudian, ia juga berharap kepada LPNU wilayah Kalimantan Barat agar bisa bersinergi dalam mengawal kegiatan ini hingga nanti.

“Berharap LPNU Kalbar bisa bersinergi bukan hanya hari ini, tapi juga nanti. Selanjutnya, semoga acara ini bermanfaat serta sekolah lapang ini bisa memberikan manfaat yang besar untuk masyarakat di Desa Bengkarek Kubu Raya khususnya,” harapnya dalam sambutannya.

Selanjutnya, peserta yang ikut partisipasi dalam kegiatan pelatihan ini merupakan santri dan warga sekitar di Desa Bengkarek. Sedangkan pemandunya pun langsung dari pihak Badan Restorasi Gambut (BRG) dan LPPNU Pusat.

Dalam kesempatan yang sama, Deputi Bidang Edukasi Sosialisasi Partisipasi dan Kemitraan BRG yang diwakili oleh Kepala Kelompok Kerja Edukasi dan Sosialisasi BRG sekaligus membuka acara secara resmi, Dr. Ir. Swignya Utama juga menayampaikan untuk tahun ini BRG membuat 2 program.

“Dengan rangkaian kegiatan yang pertama, ada sosialisasi dan kemudian secara praktek. Selain dari pada itu, kami juga memberikan bantuan alat untuk pertanian yang bisa digunakan untuk pesantren,” ungkapnya.

“Disisi lain, nanti para peserta diminta untuk membuat pupuk organik, sehingga kedepan Pesantren selain didalam bertani secara organik juga bisa memproduksinya,” imbuhnya.

Ia juga mengharapkan kepada seluruh peserta agar bisa belajar dengan baik dan bersungguh-sungguh. 

“Oleh karena itu, diharapakan adik-adik peserta semua bisa belajar dengan baik. Kedepan, selain Pesantren menjadi pusat pembeajaran ilmu agama islam alquran dan lain sebagainya, juga menjadi tempat pembelajaran didalam bertani,” pungkasnya.

Reporter: Sholeh

Esditor: El

Sholeh el arif
hai, manteman kenalin nama saye Sholeh el Arif. sebut saja, Sholeh sebagai hewan yang berotak.! Ingin kenal lebih jauh tentang ku? sile kunjungi IG: sholehelarif FB: Sholeh KPI

Baca Juga

Posting Komentar