DPP Kal-Bar Sukses Gelar FGD

Foto sambutan ketua panitia sekaligus mewakili ketua Dewan Pendidikan Provinsi Kalimantan Barat untuk membuka acara, pada acara FGD/ Istimewa.

Pontianak, DIGULIS.ID - Dewan Pendidikan Provinsi (DPP) Kalimantan Barat sukses gelar Forum Group Discussion (FGD). Pada Kamis, (16/7/20). Di Hotel Golden Tulip Pontianak.

Kegiatan FGD tersebut juga berlangsung secara online dengan diikuti oleh peserta dari berbagai daerah di Kalimantan Barat. 

Ketua panitia FGD, Eusabinus Bunau sekaligus mewakili Dewan Pendidikan Provinsi Kalbar menjelaskan kegiatan tersebut dilaksanakan untuk memperoleh data dan informasi.

"FGD ini ialah suatu metode penelitian atau investigasi untuk memperoleh data dan informasi tentang tema atau topik yang diusung oleh Dewan Pendidikan yaitu implementasi pendidikan multikultural di Kalbar," ujarnya. 

"Untuk menggali informasi sudah seperti apakah tingkat pelaksanaan atau implementasi pendidikan multikultural di masyarakat Kalbar, khususnya di sekolah," tambahnya.

Kemudian, kegiatan tersebut dipandu oleh Ketua Komisi PAUD dan Dewan Provinsi Kalbar, Fitri Darsini sebagai moderator.

Dr. Ir. Kristianus, dosen STAKATN, Dr. Yapandi Ramli Dosen IAIN Pontianak, dan Edi V. Petebang Wakil Sekertaris Dewan Pendidikan Provinsi Kalimantan Barat.

"Ketiga narasumber tersebut sudah melalui hasil rapat di dewan, jadi diseleksi berdasarkan kepakaran masing-masing. Kebetulan juga, ketiganya masih merupakan pengurus Dewan Pendidikan Provinsi Kalbar," ungkap Eusabinus Bunau saat diwawancara oleh wartawan digulis.id usai memberikan sambutan.

Adapun tamu yang diundang dalam kegiatan tersebut ialah unsur-unsur yang berkepentingan dengan Pendidikan.

"Dewan Pendidikan Kabupaten Kota, hanya ada dua Dinas Pendidikan yang bisa hadir secara langsung diantaranya Dinas Kota Pontianak dan Kubu Raya. Sisanya melalui online seperti dari Kabupaten Landak, Sangggau mewakili Kepala Dinas masing-masing," tuturnya.

Ia berharap dari kegiatan tersebut agar adanya evaluasi untuk implementasi multikultur di sekolah yang lebih baik.

"Kita masih mencari seberapa besar tingkat implementasi multikultur itu di sekolah melalui FGD ini. Nah untuk berikutnya nanti kita akan evaluasi, ada tidak perubahan, peningkatan pendidikan multikultur itu di lingkungan sekolah dan  masyarakat," harapnya.

Reporter: Musahri 
Editor: DIGULIS.ID
Sholeh el arif
hai, manteman kenalin nama saye Sholeh el Arif. sebut saja, Sholeh sebagai hewan yang berotak.! Ingin kenal lebih jauh tentang ku? sile kunjungi IG: sholehelarif FB: Sholeh KPI

Baca Juga